Sekelumit Cerita Dari Verifikasi Berkas USM PKN STAN di BDK Malang

0
233
views

usm3 (1)

Dari yang dibela-belain berangkat pagi untuk dapat nomor antrian kecil, sampai antri 5 jam baru diminta masuk ruangan dan masih antri lagi.

Verifikasi berkas memang jadi salah satu rangkaian dalam Ujian Saringan Masuk PKN STAN. Tahapan administratif ini dilalui demi mendapatkan “Golden Tiket” layaknya ajang pencarian bakat, tetapi Golden Tiket ini berupa Kartu Bukti Peserta Ujian (BPU). Dengan BPU ditangan, berarti kamu tinggal mempersiapkan diri untuk Ujian tanggal 15 Mei nanti.

Kalau dicermati, verifikasi berkas memang penuh kisah dan drama. Tahun 2006 lalu, pendaftaran dulu belum online seperti sekarang, perlu kurang lebih 6 jam untuk mendapatkan Bukti Peserta Ujian. Sekarang, sudah masuk ke inbox kami, kisah 2 Calon Peserta yang sukses mendapatkan BPU dan kebetulan lokasi verifikasi berkas mereka sama-sama dari Malang.

Ada Zakariya yang berangkat dari Mojokerto ke Malang untuk melakukan Verifikasi Berkas. Berangkat dari rumah jam 10 dan perjalanan memakan waktu kurang lebih 2 jam.

Nunggu lebih dari 5 Jam.

Maaf mas bro, masuk PKN STAN tidak mudah memang. Zakariya harus antri kurang lebih 5 jam dan itupun baru masuk ke ruang verifikasinya, perjuangan masih lanjut kawan. Mendapat nomor antrian 636, zakariya baru dapat masuk ruangan setelah tiba waktu sholat maghrib. Dan ternyata di dalam masih menanti kurang lebih 1,5 jam hingga mendapatkan BPU.

“Iya min, penantian itu dibayar dengan mendapatkan BPU”, ungkap Zakariya yang mendapatkan lokasi Tes di STIE Malangkucecwara

Berangkat pagi.

Di lokasi yang sama, ada juga Hendra Agung Wicaksono.

Berangkat dari rumah pukul 04.45 ke Balai Diklat Keuangan Malang , Hendra tiba pukul 06.35. Masih pagi memang, dalam hati sudah mengira akan mendapat nomor antrian kecil namun semua sirna setelah tau dia mendapat nomor antrian 203. Sabar kawan, yang lebih pagi banyak ternyata.

Jam 11.40 Hendra sudah mendapat giliran masuk ruangan. Setelah beberapa kali was-was karena ada peserta yang dinyatakan tidak berhak mengikuti ujian karena Nilai Rapor, giliran Hendra untuk Verifikasi data diri dan nilai. Tahap ini dilalui dengan lancar dan akhirnya mendapatkan BPU yang diberikan oleh penyelia.

Selamat ya, semoga Ujiannya dimudahkan dan diterima jadi mahasiswastan. Oiya, salam buat Pak Parwanta, Kepala Balai Diklat Keuangan Malang. 😀

Ditunggu kisah lainnya. Jogja, Medan, Jakarta mana nih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here