Gambaran Penempatan Lulusan D3 STAN

4
398
views

Bisa lulus USM STAN 2011 bisa jadi idaman setiap lulusan SMA saat ini. Betapa tidak, dengan kondisi sekarang dimana biaya pendidikan tinggi sudah dinilai “tidak wajar” karena mereka yang mampu secara ekonomi saja yang bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Perguruan Tinggi Kedinasan di bawah naungan Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Kementerian Keuangan, nampaknya dapat memberikan solusi pilihan dalam menjembatani permasalahan dalam melanjutkan pendidikan tinggi.

Saat ini, STAN yang di pimpin oleh Seorang Kusmanadji, Ak. MBA., telah menstranformasikan diri sebagai Lembaga Pendidikan yang mumpuni dalam mencetak Abdi Negara di bidang Keuangan Negara. Sebagai pengetahuan saja, setiap mahasiswa STAN yang telah selesai menempuh pendidikan selama 3 tahun, dapat diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Dilingkungan Kementerian Keuangan atau Lembaga Negara Lain yang juga membutuhkan lulusan dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara.

Oleh sebab itu, disini penulis ingin sekedar berbagi gambaran tentang Instansi-Instansi yang telah memakai jasa lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara.

  1. Kementerian Keuangan;
  2. Badan Pemeriksa Keuangan;
  3. Badan Pengawas Keuangan Pembangunan.

Kementerian Keuangan.

Disinilah sebenarnya lulusan STAN itu di proyeksikan. Sebagai sebuah Kementerian yang memiliki kantor perwakilan hampir di seluruh Kedaulatan Indonesia, maka dibutuhkan jumlah pegawai yang tinggi. Hal ini dibuktikan dengan penambahan rekruitmen dari Lulusan Sarjana seperti tahun 2010 kemarin meskipun lulusan STAN setiap tahun yang masuk ke Kementerian Keuangan sejumlah 1500an.

Kementerian Keuangan sendiri terdiri dari 12 Unit Kerja Eselon 1 yang bertanggung jawab kepada Menteri Keuangan.

  1. Sekretariat Jenderal;
  2. Inspektorat Jenderal;
  3. Direktorat Jenderal Bea Cukai;
  4. Direktorat Jenderal Pajak;
  5. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara;
  6. Direktorat Jenderal Anggaran;
  7. Direktorat Jenderal Perbendaharaan;
  8. Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan;
  9. Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang;
  10. Badan Kebijakan Fiskal;
  11. Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan;
  12. Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan.

Keterangan lebih lanjut tentang Unit Eselon 1 diatas, tunggu postingan berikutnya.

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here