STAN Bukan Perguruan Tinggi Idaman Ku

20
1208
views

Kalau Judulnya dirasa agak provokatif Admin mohon maaph… maaph juga kalo ada yang merasa kurang berkenan dengan judul tersebut.  Tapi kalaupun memang ada yang terlanjur tersinggung tak apalah, toh STAN juga nggak asing  buat admin. Admin kenal baik dengan STAN. STAN adalah almamater admin selama menduduki bangku kuliah. Jadi ceritanya Admin ini alumnus STAN yang berpendapat bahwa STAN bukanlah perguruan tinggi idaman. Meskipun fakta membuktikan bahwa STAN pernah mencatatkan diri di Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai Perguruan tinggi terfavorit dimana STAN mampu menjaring 125.000 pendaftar di tahun 2007. Pendapat Admin ini bukanlah pendapat sembarangan, tapi pendapat yang benar-benar melalui pengalaman yang Admin jalani.

 

Tahun 2003, Admin bersekolah di salah satu SMA kenamaan di Kota Solo. Rencananya studi Admin nanti akan dilanjutkan dengan berkuliah di Bandung. Benar, Bandung!!! Tepatnya di Institut Teknologi Bandung  jurusan Teknik Informatika. Tak tanggung-tanggung target yang admin tetapkan setelah lulus SMA nanti. Bukan di UI atau UGM.

Waktu berputar.Tiga tahun berlalu. Tibalah saat Admin harus menanggalkan seragam abu-abu yang selama tiga tahun setia menemani. Admin akan segera menggapai impian saat awal menginjakkan kaki di SMA.

Bandung!!! Bandung!!! dan Bandung!!!

Apakah rekan-rekan penasaran kenapa yang Admin pilih adalah Bandung??? Sempat terlontar jawaban iseng dari Admin “karena di Bandung ceweknya cakep-cakep”.  Sebagaimana digambarkan dalam Novel Aditya Mulya, Jomblo. Hehehe. Ups, jangan buruk sangka dulu. Itu bukan jawaban sebenarnya. Alasan utamanya Bandung, khususnya ITB adalah perguruan tinggi terbaik menurut admin dan mungkin sebagian dari kita mempunyai pikiran yang sama.

Ketika Kenyataan Berbicara

Kegagalan dalam Ujian Masuk UGM membuatku berpikir ulang untuk masuk ITB. Menurut admin, UGM dan ITB adalah satu grade, jika gagal disalah satu kemungkinan juga akan  gagal. Hal yang tidak dapat disimpulkan sebenarnya, tapi itu pilihan admin.

Ujian SPMB jadi klimaks buat admin. Angan-angan bisa kuliah di Bandung admin kubur dalam-dalam. Solo jadi tujuan utama admin untuk kuliah!!! Tidak ada kata gagal saat lagi!!!

Admin persiapkan diri sebaik-baiknya untuk ikut ujian-ujian yang masih tersisa. SPMB, Ujian Mandiri STT Telkom dan USM STAN.

Ujian STT Telkom gagal, SPMB kulibas, dan USM STAN admin lalui dengan pengorbanan.

Harapan Itu Muncul

Pengumuman SPMB pun tiba, Alloh menjawab doa admin. Rasa senang bercampur bahagia yang admin rasakan. Beban melepaskan PMDK dikit demi sedikit hilang. Kutatap harapan itu dengan muka tegak.

Di saat yang hampir bersamaan, admin juga dinyatakan menjadi mahasiswa STAN. Impian puluhan ribu siswa-siswi yang mencoba peruntungan untuk masuk STAN. Kembali admin dihadapkan pada pilihan sulit.

Kuliah di Solo atau di STAN???

Saat itu sedang hangat-hangatnya liputan tentang kekerasan yang dilakukan oleh praja STPDN (IPDN saat ini) terhadap juniornya. Peristiwa ini diliput oleh barbagai televisi nasional. Kampus IPDN yang menjadi saksi bisu peristiwa itu dilayar televisi tampak bagus, bersih dan rapi serta luas. Inilah gambaran admin pertama kali tentang STAN. Pikirku kampus milik Depkeu masak kalah dengan kampus Depdagri sih???

Sesaat turun dari mobil, mata admin terkagum-kagum dengan kondisi sekolah milik Depkeu ini. “Ohhh, ini toh kampus STAN???”, kata ku dalam hati. Gedungnya hampir sama dengan kantor Gouvernour Belanda tempoe doeloe. Layaknya Istana Presiden yang dilengkapi dengan rusa-rusa maka di STAN juga di lengkapi dengan kambing-kambing warga sekitar. Padang rumput sabana yang biasanya hanya bisa admin lihat di televisi ternyata bisa ditemui di STAN.

Waktu terus berjalan, 2 tahun kulalui dengan tanpa ada perubahan berarti. Gedung masih saja berdiri seperti aslinya. Fasilitas penunjang pun tidak bertambah. Inikah yang namanya sekolah milik Departemen Keuangan??? Inikah sekolah yang diperebutkan oleh 119.613  lulusan SMA/SMK se-Indonesia tahun 2006 lalu???

Apa sebenernya yang mereka cari??? Bisa jadi inilah jawabannya, “Fasilitas” langsung kerja yang mereka cari. Di Departemen Keuangan yang katanya tempatnya orang-orang kaya. Bersusah-susah dulu bersenang-senang kemudian.

Salah besar jika ini yang dicari!!!

Kerja sebagai PNS memang masih dianggap sebagai jaminan masa depan. Hal ini bisa dibuktikan jika adanya pembukaan pendaftaran CPNS baik itu oleh Departemen atau Pemerintah Daerah. Ribuan pelamar memadati tempat pendaftaran. Bahkan tidak jarang ada yang menghalalkan berbagai cara agar diterima sebagai PNS.

Kuliah di STAN bukan hanya sekedar ingin jadi PNS!!!

Konsekuensi menjadi mahasiswa STAN mungkin tidak dipikirkan oleh pendaftar STAN. Tujuan akhir adalah hal yang senantiasa dipikirkan jadi PNS, kerja kantoran, dan uang berlimpah. Padahal dalam suatu hal bukan hanya hasil yang diperlukan, tetapi juga proses mencapai hasil itu.

Ujian super susah, tidak bisa titip absen, IPK minimal 2,75 , Nilai mata kuliah khusus minimal C, penampilan harus rapi, seragam seperti  pelayan toko, penempatan tidak sesuai nasib dan hanya nasib baik yang akan membawa kita di kota kuadrat. Sabar, iklhas dan nrimo itulah kuncinya. Konsekuensi-konsekuensi ini yang harus diperhatikan jika tetap ingin menjadi mahasiswa STAN.

Sebagai seorang lulusan STAN admin berani mengatakan bahwa,

  • STAN bukanlah perguruan tinggi yang patut diidamkan jika kalian lulusan SMA/SMK hanya ingin menjadi PNS yang kaya raya. Bekerjalah dimana ilmu kalian di hargai.
  • STAN bukanlah perguruan tinggi idaman jika kalian lulusan SMA/SMK hanya sekedar ingin mendapatkan gelar untuk “penghias” nama.
  • STAN bukanlah perguruan tinggi idaman jika kalian lulusan SMA/SMK  tidak siap untuk membangun Indonesia mulai dari sabang hingga merauke.
  • STAN bukanlah perguruan tinggi idaman jika kalian lulusan SMA/SMK  ingin mendapatkan sarana untuk bebas mengekspresikan diri. Kuliahlah di tempat lain dimana kretifitas kalian dihargai dan diapresiasi.

Menurut pandangan Admin, perguruan tinggi idaman bukan dilihat dari Gedungnya yang bagus, Sistem pendidikannya yang baik, Yang bayar uang kuliahnya 10 juta per semester, atau yang lulusannya banyak jadi petinggi negeri ini. Namun, perguruan tinggi idaman adalah perguruan tinggi yang bisa mendidik mahasiswanya untuk berbuat lebih bagi negeri ini. Bukan untuk dirinya sendiri. Bukan untuk golongannya atau bahkan untuk kampusnya sendiri.

—000—

Tulisan ini didedikasikan kepada seluruh calon mahasiswa terbaik negeri ini dan admin ikut sertakan dalam Lomba Blog UII yang di selenggarakan oleh Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Semoga tulisan ini bermanfaat dan bisa memberikan pencerahan bagi adik-adik yang baru saja menerima hasil ujian nasional.

Masa depan kalian di tangan kalian sendiri!!!  Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah nasibnya. (Q.S. Ar Ra’du:11).

 

 

Nb. Sumber gambar diambil dari sini dan sini.

20 COMMENTS

  1. wah, aku malah jd bngung ni kang! kmrn aku alhamdulillah ktrima di t.sipil UGM dan akuntansi STAN. Dan akhirnya aku pilih STAN karena notabene sudah jelas masa depannya?? apakah plhnku ini salah Kang?? Masak besok udah kuliah jauh2 (rmhku jogja)akhrnya harus menyesal seumur hidup???

  2. saya pingin banget bisa msuk stan,
    ga kbyang bahagia bgt bisa msug stan
    karena saya ingin membantu orng tua agar biaya kuliah tidak banyak,,
    huft gag sprti kuliah2 yg lain yg biayanya 10 juta ampe ratusan,,,
    saya mohon doanya ya agar bisa diterima di stan

  3. waduh…………………. gmna nie…. citaq jg pengen kul di STAN,, tp…… kuq agak tragis each…. 🙁

  4. agan-agan sekalian… dimanapun kalian kuliah kalo emang serius kuliah ujung2nya bkalan sukses kok.. begitu juga di stan. emang masa depan terjamin asalkan gk DO, ya ujung2nya harus rajin belajar. menjadi pns itu jaminan dari stan, tapi bisa juga kok keluar dari pns (dgn membayar denda) dan menjadi pengusaha atau yang lainnya, misalnya mas helmy yahya. materi perkuliahan di stan, khususnya akuntansi tu luas banget… gk cuma membahas akuntansi pemerintahan. sekian dulu agan-agan.. saya tunggu di stan —> padahal ane baru masuk tahun ini, xixixi 😀

  5. sya rasa masalahnya simpel,gak ada PT yg bnar2 sempurna.
    saya mahasiswa smester2 fak. Farmasi usu kang. Sya berniat mau ikut usm stan thun ni. Sya brharap bisa lulus karena patut diakui stan memberi jaminan.

  6. Saya seorang mahasiswi stan. Menurut saya dimanapun tempat kita menuntut ilmu itu tergantung pada pribadi kita apa yg akan kita lakukan dan kita raih nantinya. Di stan jg bnyk ukm dan organisasi yg bisa dijadikan wadah utk mengekpresikan diri. Ex olahraga kyk futsal voli basket renang badminton. Seni kyk musik tari dance modern teater. Sabda nusa bljr kebudayanan nusantara. Kyk angkkung dll. English club. Club jpng. Club agama. Dll msh bnyk lg. So enjoy guys! Jgn takut gk bisa mengekspresikan diri kalo kalian masuk stan hehe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here